Wartabuana.com | Aktor sekaligus komika Rigen Rakelna mengaku punya ikatan emosional yang kuat dengan film GJLS: Berapi-Api. Bukan sekadar menjalani proyek layar lebar kedua bersama Ananta Rispo dan Hifdzi Khoir, Rigen justru merasa cerita film tersebut seperti menggambarkan perjalanan persahabatan mereka selama membangun grup GJLS.
Hal itu diungkapkan Rigen saat wawancara dalam konferensi pers film GJLS: Berapi-Api di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Menurut Rigen, kesempatan kembali dipercaya Amadeus Sinemagna untuk menggarap film menjadi salah satu mimpi yang berhasil diwujudkan bersama kedua sahabatnya.
“Ini adalah salah satu mimpi kita juga bertiga. Kita bisa ada dan diberi kepercayaan untuk bikin film kedua sama Amadeus,” ungkap Rigen.
Cerita Film Mirip Perjalanan Persahabatan GJLS

Rigen menilai film ini memiliki banyak kemiripan dengan kehidupan mereka, mulai dari ambisi, perjuangan mengejar mimpi, hingga dinamika persahabatan.
Bahkan, karakter yang diperankannya memiliki sejumlah sifat yang mencerminkan kepribadiannya di kehidupan nyata.
“Ya, kayak yang ambisi itu adalah gue yang selalu menemani mereka berdua. Jadi kurang lebih banyak kemiripan di antara film dan juga kisah hidup kita di GJLS,” tuturnya.
Sampai Membayangkan Kehilangan Sahabat
Salah satu bagian paling membekas bagi Rigen adalah adegan emosional menjelang akhir film. Dalam adegan tersebut, ia membayangkan bagaimana rasanya kehilangan dua sahabat yang selama ini tumbuh dan berjuang bersama.
“Ketika adegan itu, gue ngerasain benar-benar dari hati banget. Itu memang yang gue rasakan saat itu adalah gimana gue kehilangan sahabat-sahabat gue,” katanya.
Untuk mendapatkan emosi yang tepat, Rigen dan Hifdzi bahkan memilih menjaga jarak sebelum kamera merekam adegan tersebut. Keduanya menghindari percakapan dan kontak mata agar bisa membangun suasana emosional.
Sempat Bercanda, Harus Kembali Menangis
Menariknya, setelah satu pengambilan gambar selesai, Rigen dan Hifdzi kembali bercanda seperti biasanya. Namun, sutradara Monty Tiwa ternyata masih membutuhkan pengambilan gambar tambahan.
Alhasil, keduanya harus kembali masuk ke suasana emosional yang sudah berhasil dibangun sebelumnya.
Pengalaman tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Rigen dalam mengeksplorasi kemampuan aktingnya di luar karakter komedi.
Film GJLS: Berapi-Api dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 5 November 2026. Melalui film ini, Rigen berharap penonton tidak hanya tertawa, tetapi juga bisa merasakan makna perjuangan, mimpi, dan persahabatan yang menjadi bagian penting dalam cerita.












