Wartabuana.com | Penyanyi muda Eltasya kembali menyapa pendengar lewat single terbaru bertajuk “Merayu Waktu”, sebuah lagu yang mengangkat kisah penyesalan, kehilangan, dan harapan untuk memperbaiki hubungan yang telah berakhir. Dengan tema yang dekat dengan pengalaman banyak orang, lagu ini mengajak pendengar menyelami perasaan ketika masa lalu masih ingin diperbaiki, meski kenyataan tak selalu berjalan sesuai keinginan.
Merayu Waktu, Saat Hati Ingin Mengulang Masa Lalu

Melalui lagu ini, Eltasya menggambarkan seseorang yang berharap waktu bisa diputar kembali demi memperbaiki kesalahan yang membuat orang tercinta memilih pergi. Di balik penyesalan, tersimpan keinginan untuk mengembalikan kebersamaan yang pernah ada.
Menurut Eltasya, kekuatan lagu ini terletak pada ceritanya yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Relate-nya lebih ke perasaan yang mungkin pernah dirasain banyak orang, ketika kita masih berharap sesuatu bisa kembali seperti dulu, padahal kenyataannya ya nggak selalu bisa,” ungkap Eltasya.
Tema tersebut menjadi inti emosional “Merayu Waktu”, terutama bagi mereka yang masih berusaha berdamai dengan kehilangan dan kenangan masa lalu.
Berawal dari Kunjungan ke Studio

Menariknya, keputusan Eltasya membawakan “Merayu Waktu” berawal dari pengalaman yang tak direncanakan. Ia awalnya hanya berniat berkunjung ke studio, tetapi justru mendapat kesempatan mendengarkan lagu tersebut.
Ketertarikannya muncul sejak pertama kali mendengar materi lagu itu.
“Awalnya aku cuma niat main ke studio, eh ternyata malah ditawarin lagu ini. Pas pertama kali dengar, aku langsung suka dan akhirnya memutuskan buat membawakannya,” ceritanya.
Bagi Eltasya, lagu ini juga menghadirkan warna berbeda dibandingkan karya-karyanya terdahulu. Fokus pada penyesalan dan keinginan memperbaiki kesalahan memberikan karakter tersendiri dalam perjalanan musiknya.
Eltasya Ingin Lagunya Menemani Pendengar
Eltasya berkomitmen untuk terus mengeksplorasi musikalitas dan menghadirkan karya yang dekat dengan kehidupan serta perasaan banyak orang. Baginya, musik bukan sekadar hiburan, melainkan ruang untuk berbagi cerita dan menemani berbagai fase kehidupan.
Melalui “Merayu Waktu”, ia berharap pendengar yang sedang berjuang melepaskan seseorang dapat menemukan teman dalam lagu tersebut.
Ia juga berharap single ini mampu menyentuh hati dan menjadi karya yang berkesan bagi para pendengarnya.
Dengan mengangkat penyesalan dan harapan dalam satu cerita, “Merayu Waktu” menawarkan ruang bagi pendengar untuk mengenang masa lalu sekaligus belajar menerima bahwa tidak semua hal bisa diulang.












