FILM

Festival Film Pendek Kelas Pekerja Umumkan 5 Film Terbaik, Ini Daftar Lengkapnya

×

Festival Film Pendek Kelas Pekerja Umumkan 5 Film Terbaik, Ini Daftar Lengkapnya

Share this article

Wartabuana.com | Aspirasi kelas pekerja tak lagi hanya disuarakan melalui aksi di jalan. Lewat MASFEST Merah Putih 2026, film pendek dihadirkan sebagai ruang kreatif untuk menyampaikan pesan sosial secara damai, estetis, sekaligus terdokumentasi.

Festival yang digelar Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI) itu mencapai puncaknya dalam Malam Anugerah Aspirasi MASFEST Merah Putih 2026 di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Ketua PPHUI sekaligus Ketua Penyelenggara, Sony Pudjisasono, mengatakan gagasan festival muncul setelah dirinya bersama Menteri Ketenagakerjaan mengikuti peringatan Mayday di Monas pada Mei 2026.

Menurut Sony, penyampaian aspirasi melalui demonstrasi merupakan hak masyarakat. Namun, pesan dan dokumentasi aksi kerap tidak bertahan lama.

Film pendek dinilai mampu mengabadikan gagasan tersebut sekaligus menjangkau publik lebih luas.

63 Film, 10 Nominasi, 5 Pemenang

Pada penyelenggaraan perdana, sekitar 63 film pendek ikut berkompetisi dari kalangan pekerja, pelajar SMK, mahasiswa, komunitas hingga masyarakat umum.

Dari proses kurasi, terpilih 10 film nominasi. Lima karya kemudian meraih penghargaan utama, yakni

  1.  Kandang yang Tak Menunduk
  2.  Lelah
  3. Antrian Nomer Kematian
  4. Rastra Sewa Kotama
  5. Dilema

Lima nominasi lainnya masing-masing memperoleh Rp2 juta, sementara lima pemenang mendapatkan Rp5 juta.

Sony menyebut MASFEST Merah Putih akan dikembangkan menjadi agenda tahunan. Pada 2027, panitia menargetkan 21 kategori, termasuk lingkungan hidup, HAM, kelautan, serta isu sosial lainnya.

Festival juga direncanakan dilengkapi workshop agar masyarakat semakin mampu mengubah aspirasi menjadi karya audiovisual yang kuat secara pesan maupun sinematografi.

Film Pekerja Ditargetkan Tembus Internasional

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengapresiasi festival tersebut. Ia menilai film memiliki kekuatan besar dalam menyampaikan pesan sosial dan berharap karya terbaik MASFEST dapat diperkenalkan ke festival internasional.

Dengan konsep “aspirasi tanpa kekerasan”, MASFEST Merah Putih berupaya mempertemukan dunia pekerja dan perfilman dalam ruang kreatif yang lebih luas. Aspirasi tetap disuarakan, tetapi melalui karya yang kreatif, bermartabat, dan dapat diwariskan kepada publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *