Wartabuana.com | Band for Revenge memilih cara berbeda untuk merayakan hampir dua dekade perjalanan bermusiknya. Lewat konser bertajuk “Titik Sadrah”, band asal Bandung itu mengajak para penggemar menyelami perjalanan menerima kehilangan, melepaskan masa lalu, dan melangkah menuju babak baru kehidupan.
Perjalanan Emosional Bersama for Revenge Family

Dipromotori Antara Suara bersama Sony Music Entertainment Indonesia, konser ini akan digelar di Bandung pada 31 Oktober 2026 sebelum berlanjut ke Kuala Lumpur. Konsep tersebut lahir dari fase penting yang dialami for Revenge, termasuk keputusan drummer pendiri Archims Pribadi (Chimot) untuk mundur dari band.
Vokalis Boniex mengatakan, konser “Titik Sadrah” menjadi persembahan khusus bagi Chimot yang telah menjadi bagian penting sejak awal terbentuknya for Revenge. Bandung dipilih sebagai titik awal perjalanan band, sementara Kuala Lumpur memiliki makna emosional karena menjadi tempat Chimot kembali menemukan semangat bermusik.
Bukan Sekadar Konser, Tetapi Ruang Berdamai

CEO Antara Suara Andri Verraning Ayu menjelaskan, konser dirancang sebagai pengalaman personal melalui instalasi interaktif, ruang refleksi, hingga Drop Box, tempat penonton dapat meninggalkan barang yang memiliki kenangan emosional. Seluruh barang tersebut nantinya akan disumbangkan ke yayasan sosial.
Menjelang konser, for Revenge juga membuka program “Labuhan Cerita Titik Sadrah” yang mengajak penggemar membagikan kisah kehilangan dan proses berdamai. Sementara itu, Presiden Direktur Sony Music Entertainment Indonesia Muhammad Soufan menilai for Revenge merupakan fenomena di industri musik nasional berkat miliaran streaming, jutaan pendengar bulanan, serta loyalitas penggemarnya.













