Wartabuana.com | Masalah gigi berlubang masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang paling banyak dialami anak-anak Indonesia. Kondisi yang kerap dianggap sepele ini ternyata dapat berdampak besar terhadap tumbuh kembang anak, mulai dari menurunnya konsentrasi belajar hingga terganggunya rasa percaya diri dalam beraktivitas sehari-hari.
Melihat kenyataan tersebut, Ciptadent, produk perawatan gigi dari Lion WINGS, bersama Kolese Kanisius mengambil langkah nyata melalui program sosial bertajuk “Gigi Kuat dan Sehat Bersama”. Program ini memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis kepada 238 siswa penyandang disabilitas intelektual dan disabilitas rungu dari SLB Negeri 02 Jakarta, mulai dari jenjang SD hingga SMA.
Membuka Akses Kesehatan Gigi untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Melalui fasilitas Mobil Klinik Ciptadent, para siswa mendapatkan pemeriksaan kesehatan gigi secara menyeluruh sekaligus edukasi penting mengenai cara menjaga kesehatan mulut sejak dini.
Bagi anak-anak berkebutuhan khusus, akses terhadap layanan kesehatan yang ramah dan mudah dijangkau sering kali menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan layanan medis, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan dan edukatif bagi para peserta.
Brand Manager Ciptadent, Listyannisa Retnolestari, menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat dan percaya diri.
“Kami percaya setiap anak Indonesia, termasuk anak berkebutuhan khusus, berhak memiliki gigi yang kuat dan sehat untuk tumbuh cerdas dan percaya diri. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap kesehatan gigi mereka sejak dini.”
Menurutnya, kesehatan gigi yang baik merupakan fondasi penting agar anak dapat menjalani proses belajar dan aktivitas sehari-hari dengan lebih optimal.
Sekolah Sambut Positif, Siswa Lebih Nyaman Belajar

Kehadiran program tersebut mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan ini juga membawa kebahagiaan bagi para siswa yang mendapatkan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan mereka.
Kepala SLB Negeri 02 Jakarta, Dedeh Kurniasih, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan menyambut baik kegiatan ini. Anak-anak mendapatkan perawatan kesehatan gigi yang menyeluruh sehingga ke depan mereka dapat belajar dengan lebih nyaman tanpa terganggu masalah gigi.”
Menurutnya, kesehatan gigi yang terjaga akan membantu siswa lebih fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Dokter Temukan Banyak Kasus Karies dan Gigi Berlubang

Dalam pemeriksaan yang dilakukan, tim medis menemukan berbagai kondisi kesehatan gigi pada siswa, mulai dari karies hingga gigi berlubang yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
drg. Wuri Condro Gupito yang terlibat dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan gigi yang lebih parah.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi anak, mulai dari mengajarkan teknik menyikat gigi yang benar hingga melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.
Tiga Gerakan Sikat Gigi yang Wajib Diajarkan pada Anak
Dalam kesempatan tersebut, drg. Wuri juga membagikan teknik sederhana menyikat gigi yang dapat diterapkan sehari-hari:
1. Gerakan Memutar (Bulat-Bulat)
Digunakan untuk membersihkan permukaan depan gigi secara menyeluruh.
2. Gerakan Atas-Bawah
Membantu membersihkan sela-sela gigi dan area bagian dalam yang sering terlewat.
3. Gerakan Maju-Mundur
Efektif membersihkan permukaan gigi geraham dan area kunyah di bagian belakang.
Selain teknik menyikat gigi yang tepat, anak dianjurkan menyikat gigi minimal dua kali sehari selama dua menit, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur malam.
Komitmen 10 Tahun Mengedukasi Keluarga Indonesia

Tak hanya di Jakarta, Ciptadent juga terus memperluas jangkauan edukasi kesehatan gigi melalui program “Ciptadent Kuatkan Indonesia: Pesta Keluarga Kuat” yang digelar di enam kota besar, yaitu Lampung, Pekanbaru, Medan, Purwokerto, Cirebon, dan Surabaya.
Selama satu dekade terakhir, program ini telah menjangkau jutaan keluarga Indonesia melalui berbagai kegiatan edukatif, mulai dari pelatihan sikat gigi yang benar, pemeriksaan gigi gratis, hingga aktivitas interaktif yang mendorong terbentuknya kebiasaan hidup sehat dalam keluarga.
Kesehatan Gigi Bukan Sekadar Senyum Indah
Di tengah tingginya angka kasus gigi berlubang pada anak Indonesia, edukasi dan akses terhadap layanan kesehatan gigi menjadi semakin penting. Upaya yang dilakukan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, menunjukkan bahwa kesehatan gigi bukan hanya soal penampilan, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup dan masa depan anak.
Melalui program seperti “Gigi Kuat dan Sehat Bersama”, semakin banyak anak Indonesia yang diharapkan dapat tumbuh dengan senyum sehat, rasa percaya diri yang tinggi, serta kesempatan belajar yang lebih optimal.













