Wartabuana.com | AC Milan tampaknya tidak ingin berlama-lama mencari sosok pengganti Massimiliano Allegri. Klub raksasa Serie A itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan Ruben Amorim untuk menjadi pelatih kepala baru mereka dalam proyek kebangkitan Rossoneri musim depan.
Meski kontrak resmi belum ditandatangani, pelatih asal Portugal berusia 41 tahun tersebut disebut akan terbang ke Milan pada akhir pekan ini guna merampungkan seluruh proses administrasi dan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun.
Kabar ini langsung menarik perhatian publik sepak bola Eropa. Pasalnya, Amorim baru beberapa bulan meninggalkan Manchester United setelah periode yang tidak berjalan sesuai harapan di Old Trafford.
Rela tinggalkan sisa gaji demi bergabung dengan Milan
Yang membuat transfer ini semakin menarik adalah komitmen besar yang ditunjukkan Amorim untuk bergabung dengan AC Milan.
Menurut laporan dari Italia, mantan pelatih Sporting CP itu bersedia melepaskan hak gaji satu tahun yang masih menjadi kewajiban Manchester United setelah pemecatan dirinya pada Januari lalu.
Keputusan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Amorim melihat Milan sebagai kesempatan terbaik untuk membangun kembali reputasinya di level elite sepak bola Eropa.
Sebelumnya, Manchester United mengungkapkan bahwa biaya pemutusan kontrak Amorim beserta staf kepelatihannya dapat mencapai 15,9 juta poundsterling. Jika Amorim benar-benar melepaskan hak finansial tersebut, Setan Merah berpotensi menghemat pengeluaran dalam jumlah yang sangat besar pada laporan keuangan mereka musim ini.
Misi mengembalikan Rossoneri ke Liga Champions
Penunjukan Amorim tidak lepas dari kekecewaan manajemen Milan terhadap hasil akhir musim lalu.
Rossoneri gagal mengamankan tiket Liga Champions setelah performa tim mengalami penurunan pada fase krusial kompetisi. Situasi tersebut berujung pada pemecatan Massimiliano Allegri dan memaksa klub menyusun ulang strategi untuk kembali bersaing di papan atas Serie A maupun kompetisi Eropa.
Manajemen Milan diyakini tertarik pada pendekatan taktik modern yang selama ini menjadi ciri khas Amorim. Saat menangani Sporting CP, ia dikenal sukses membangun tim yang agresif, dinamis, dan mampu mengembangkan pemain muda menjadi aset berharga klub.
Karakter tersebut dianggap sejalan dengan visi jangka panjang Milan yang ingin membangun skuad kompetitif tanpa harus mengeluarkan biaya transfer berlebihan.
Debut melawan Celtic, lalu reuni emosional dengan Manchester United
Jika seluruh proses berjalan lancar, Ruben Amorim akan menjalani laga pertamanya sebagai pelatih AC Milan saat menghadapi Celtic dalam rangkaian tur pramusim pada 25 Juli mendatang.
Namun sorotan terbesar kemungkinan akan datang beberapa pekan setelahnya. Milan dijadwalkan menghadapi Manchester United pada 15 Agustus di Wroclaw, Polandia.
Pertandingan itu dipastikan sarat emosi karena akan menjadi pertemuan pertama Amorim dengan mantan klub yang baru saja ia tinggalkan beberapa bulan sebelumnya.
Bagi Amorim, laga tersebut bukan sekadar pertandingan pramusim biasa. Momen itu bisa menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa.
Era baru Milan dimulai
Kedatangan Ruben Amorim menandai langkah berani AC Milan dalam memulai era baru. Alih-alih memilih pelatih senior yang sudah mapan, Rossoneri justru memberikan kepercayaan kepada sosok muda yang masih memiliki ambisi besar untuk membuktikan kualitasnya.
Dengan pengalaman sukses di Portugal, filosofi permainan modern, dan motivasi tinggi setelah kegagalan di Liga Primer Inggris, Amorim berpotensi menjadi figur sentral dalam upaya Milan kembali menjadi kekuatan utama sepak bola Italia dan Eropa.
Kini, para pendukung Rossoneri hanya tinggal menunggu pengumuman resmi. Jika kesepakatan benar-benar rampung, San Siro akan menjadi panggung berikutnya bagi Ruben Amorim untuk menulis babak baru dalam karier kepelatihannya.













