Mbah WP
Mbah WP
SELEBRITIS

Ratu Sofya Tempuh Jalur Hukum, Bantah Isu Somasi Ibu Kandung dan Laporkan Produser Film

×

Ratu Sofya Tempuh Jalur Hukum, Bantah Isu Somasi Ibu Kandung dan Laporkan Produser Film

Share this article

Wartabuana.com | Aktris muda Ratu Sofya akhirnya mengambil langkah tegas setelah namanya menjadi sorotan publik akibat isu yang menyebut dirinya melayangkan somasi kepada sang bunda. Merasa dirugikan oleh pemberitaan dan pernyataan yang beredar, Ratu kini memilih menempuh jalur hukum untuk memperjuangkan nama baiknya.

Didampingi kuasa hukumnya, Zion Natongam Tambunan, Ratu resmi melaporkan produser dan co-produser film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, yakni Reza Aditya (RA) dan Putri Masyita (PM), ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik.

Langkah tersebut diambil setelah upaya mediasi yang dilakukan pihak Ratu disebut tidak membuahkan hasil. Menurutnya, tidak ada itikad baik dari pihak yang dilaporkan untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Maksud kedatangan saya hari ini mengenai video press conference kemarin yang isinya memfitnah saya dan saya sudah berusaha untuk bermediasi tetapi tidak ada itikad baik dari mereka, itulah mengapa saya hari ini membuat laporan,” ujar Ratu Sofya usai membuat laporan di Polda Metro Jaya.

Berawal dari konferensi pers yang dianggap merugikan

Kasus ini bermula dari konferensi pers yang digelar pihak terlapor dan dinilai menyampaikan tuduhan tanpa dasar hukum yang jelas. Salah satu isu yang menjadi perhatian publik adalah tudingan bahwa Ratu Sofya telah melakukan somasi terhadap ibunya sendiri.

Menurut kuasa hukum Ratu, tuduhan tersebut disampaikan di ruang publik tanpa landasan yang kuat sehingga berpotensi merusak reputasi kliennya sebagai figur publik.

Laporan kami ini dengan Pasal 433 juncto 441 yang berkaitan dengan pencemaran nama baik dan fitnah. Laporan ini sudah kami lengkapi dengan alat bukti yang kuat dan telah diserahkan kepada penyidik,” kata Zion Natongam Tambunan.

Ia menambahkan bahwa pihaknya menyayangkan langkah terlapor yang menyampaikan tuduhan serius melalui konferensi pers tanpa memiliki legal standing yang jelas.

Terlapor melakukan press conference tanpa dasar yang cukup dan menuduh klien kami melakukan perbuatan melawan hukum terhadap orang tuanya. Tuduhan itu disampaikan secara terbuka kepada publik,” jelasnya.

Ratu Sofya tegaskan tidak menolak promosi film

Di tengah polemik yang berkembang, Ratu Sofya juga meluruskan anggapan bahwa dirinya menolak terlibat dalam promosi film yang dibintanginya. Ia menegaskan persoalan yang terjadi bukan terkait penolakan promosi, melainkan hak yang menurutnya belum dipenuhi serta permintaan maaf atas kesalahan yang terjadi.

Aktris tersebut menegaskan bahwa dirinya hanya menginginkan penyelesaian yang adil dan penghormatan terhadap hak-haknya sebagai bagian dari produksi film.

Saya tidak pernah bilang saya tidak mau promo filmnya. Saya hanya ingin meminta hak saya dan permintaan maaf karena mereka sudah salah. Itu saja,” tegas Ratu.

Polemik yang berpotensi memengaruhi citra film

Sebagai pengamat industri hiburan, kasus ini menjadi perhatian karena tidak hanya menyangkut hubungan antara talent dan pihak produksi, tetapi juga berpotensi memengaruhi persepsi publik terhadap film Dosa: Penebusan atau Pengampunan.

Konflik yang awalnya berkaitan dengan urusan internal produksi kini berkembang menjadi persoalan hukum dan konsumsi publik. Di era media sosial, isu yang melibatkan keluarga, profesionalisme kerja, hingga reputasi selebritas kerap menjadi sorotan luas dan memicu beragam spekulasi.

Kini publik menanti perkembangan proses hukum yang berjalan di Polda Metro Jaya, sekaligus klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak yang terlibat. Satu hal yang pasti, Ratu Sofya telah menunjukkan sikap tegas dengan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum demi memperjuangkan nama baiknya.

[Al / Foto: Ig@atusfy_]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *