Wartabuana.com | Keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menyiapkan program “Pilah Sampah” mulai mendapat respons positif dari berbagai pihak. Program yang digagas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tersebut dinilai berpotensi menjadi solusi pengelolaan sampah perkotaan, asalkan dibarengi edukasi yang masif dan dukungan fasilitas yang memadai bagi masyarakat.
Muhammad Hatta Beri Dukungan Penuh Program Pilah Sampah

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP DKI Jakarta, Muhammad Hatta, menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.
Menurutnya, program pemilahan sampah memiliki peluang besar untuk diterapkan secara optimal di tengah masyarakat Jakarta. Namun terdapat beberapa faktor penting yang harus dipenuhi agar kebijakan tersebut tidak berhenti sebatas konsep.
“Program itu nantinya dapat berjalan maksimal apabila Pemprov DKI Jakarta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai jenis-jenis sampah yang harus dipilah. Selain itu, perlu adanya dukungan penuh berupa fasilitas penunjang,” ujar Muhammad Hatta di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Edukasi Dinilai Jadi Kunci Keberhasilan
Politisi muda yang juga dikenal sebagai tokoh Betawi itu menilai masih banyak warga yang belum memahami mekanisme pemilahan sampah secara tepat.
Karena itu, sosialisasi secara berkelanjutan dinilai menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan program tersebut.
Ia mengingatkan agar masyarakat memahami tujuan besar yang ingin dicapai Pemprov DKI melalui kebijakan ini.
“Sosialisasi dan edukasi harus dilakukan secara masif. Jangan sampai program yang baik ini hanya menjadi ide semata karena penerapannya tidak berjalan maksimal,” katanya.
Kawasan Padat Penduduk Diprediksi Hadapi Tantangan

Selain edukasi, Muhammad Hatta juga menyoroti tantangan yang berpotensi muncul di kawasan permukiman padat penduduk Jakarta.
Keterbatasan lahan, menurutnya, dapat menjadi kendala bagi warga dalam menampung serta memilah sampah rumah tangga.
Sebagai solusi, ia menyarankan Pemprov DKI menyiapkan sarana pendukung seperti tong sampah terpisah dan fasilitas pengelolaan sampah di lingkungan warga.
“Solusinya dengan menyediakan tempat-tempat sampah seperti tong sampah dan sarana pendukung lain di rumah warga maupun area lingkungan yang memungkinkan,” tuturnya.
Usulkan Sistem Reward dan Punishment
Tak hanya itu, Muhammad Hatta juga menilai perlu adanya sistem penghargaan dan sanksi agar program Pilah Sampah dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Menurutnya, pendekatan tersebut dapat mendorong partisipasi masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan kebijakan baru.
“Reward dan punishment harus ada agar masyarakat memiliki motivasi dan tanggung jawab dalam menjalankan program tersebut,” ujarnya.
Siap Turun Langsung Sosialisasi ke Warga
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program yang diinisiasi Gubernur Pramono Anung, Muhammad Hatta menyatakan kesiapannya untuk ikut terjun langsung membantu sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Jakarta.
Langkah tersebut dinilai menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat agar program pengelolaan sampah dapat berjalan efektif sekaligus membangun budaya hidup bersih di ibu kota.













