Wartabuana.com — Transformasi mengejutkan datang dari Laura Basuki. Aktris peraih berbagai penghargaan ini mengaku perannya sebagai biarawati dalam film Yohanna menjadi salah satu pengalaman paling emosional sekaligus menantang sepanjang kariernya di dunia akting.
Peran biarawati yang menguras emosi dan fisik

Dalam pengakuannya, Laura Basuki menyebut karakter Yohanna bukan sekadar peran biasa. Ia harus menyelami sisi kemanusiaan seorang perempuan yang terus mencari makna hidup dan hubungannya dengan Tuhan.
“Peran ini membawa saya ke pengalaman yang belum pernah saya lakukan sebelumnya, baik secara fisik maupun emosional,” ungkap Laura.
Tak hanya pendalaman karakter, tantangan fisik juga menjadi bagian dari proses. Ia harus beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk berinteraksi intens dengan anak-anak lokal hingga menjalani adegan menunggang kuda—sesuatu yang belum pernah ia lakukan sebelumnya.
Syuting di Sumba, hadirkan nuansa autentik
Film Yohanna mengambil lokasi syuting di Sumba, menghadirkan lanskap alam yang kuat sekaligus memperkaya cerita secara visual dan emosional.
Kehadiran anak-anak Sumba sebagai bagian dari cerita turut memberikan kedalaman tersendiri. Interaksi natural yang tercipta di lokasi syuting menjadi salah satu elemen penting yang memperkuat narasi film.
Kolaborasi lintas negara, kualitas produksi meningkat
Film ini merupakan hasil kolaborasi produksi antara Indonesia, Inggris, dan Italia di bawah naungan Summerland, Reason8 Films, dan Pilgrim Film. Pendekatan lintas negara ini diharapkan mampu menghadirkan standar produksi yang lebih matang sekaligus memperluas jangkauan film ke pasar internasional.
Disutradarai oleh Razka Robby Ertanto—yang sebelumnya dikenal lewat karya seperti Ave Maryam dan Jakarta vs Everybody—Yohanna menjanjikan pendekatan cerita yang intim namun tetap relevan secara universal.
Deretan pemain dan jadwal tayang

Selain Laura Basuki, film ini juga dibintangi oleh Jajang C Noer, Kirana Grasela, serta Iqua Tahlequa.
Menariknya, Yohanna telah mendapatkan klasifikasi Semua Umur, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan penonton.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 April 2026, dan digadang-gadang menjadi salah satu film drama religi yang patut dinantikan tahun ini.
Lebih dari sekadar peran, perjalanan batin
Bagi Laura Basuki, memerankan Yohanna bukan hanya soal akting, tetapi juga perjalanan batin yang memperkaya perspektifnya tentang kehidupan.
Karakter ini digambarkan bukan sebagai sosok sempurna, melainkan manusia biasa yang terus belajar—sebuah pendekatan yang membuat film ini terasa lebih dekat dan relevan dengan realitas penonton.













