WARTABUANA – Saat jadi bintang tamu di YouTube Venna Melinda Channel, aktris sekaligus model Luna Maya mengungkapkan dirinya sudah melakukan pembekuan sel telur alias egg freezing. Apa itu egg freezing dan untuk apa Luna Maya melakukan itu ?
“Aku tuh enggak pernah berpikir umur itu suatu masalah, oh karena kayak dikejar umur. Ya mungkin sebagai perempuan ada biological ticking ya,” ujar Luna saat ngobrol dengan Venna Melinda yang diunggah dalam akun YouTube Venna Melinda Channel.
“Aku sudah freeze egg, dan aku pikir dengan teknologi dan pola hidup aku, aku rasa aku cukup sehat untuk seusiaku. Aku masih punya energi itu dan entah kenapa aku ngerasa aku enggak terbebani oleh usia. Aku sebenarnya sudah pengen dari empat tahun lalu. Cuma baru kesampean tahun lalu karena di Indonesia ada,” papar aktris kelahiran tahun 1983 itu.

Seperti dikutip dari Mayo Clinic, egg freezing adalah cara untuk menyelamatkan kemampuan wanita untuk hamil di masa depan. Sel telur yang diambil dari ovarium akan dibekukan tanpa dibuahi dan disimpan untuk digunakan kemudian hari.
Hal ini biasa dilakukan sebagai pilihan saat seseorang belum siap hamil sekarang tapi ingin memastikan kelak bisa hamil. Jika wanita itu sudah siap hamil, sel telur beku dapat dicairkan, dikombinasikan dengan sperma di laboratorium atau disebut bayi tabung atau dengan ditanamkan kembali di rahimnya.
Dikutip dari FertilityIQ biaya untuk melakukan egg freezing di luar negeri membutuhkan biaya sekitar Rp 286 juta untuk perawatan dan penyimpanan. Rata-rata, wanita memilih untuk menjalani dua siklus, dan biaya tahunan untuk menyimpan telur sekitar Rp 14 juta.
Wanita yang membekukan sel telur mereka di usia yang lebih tua kemungkinan akan membutuhkan lebih banyak telur yang disimpan daripada wanita yang lebih muda. Di luar negeri sendiri egg freezing sudah menjadi hal yang wajar, bahkan sudah ada beberapa perusahaan memberikan asuransi khusus bagi karyawan mereka yang ingin melakukan egg freezing. []