WARTABUANA – Ajang tahunan Indonesia Fashion Week (IFW) akan digelar untuk kedelapan kalinya, pada 27-31 Maret 2019 mendatang. Dalam gelaran ini, Songket Pesona Bari khas Palembang akan turut ambil bagian.
Songket Pesona Bari menurut Eka Rachman, selaku pelestari sekaligus pelaku usaha songket merupakan karya turun temurun yang saat ini sudah dikelola oleh dirinya sebagai generasi ketiga.
“Songket ini sebenarnya usaha keluarga turun temurun dari tahun 1952, saya sudah generasi ketiga. Kami sekeluarga memang ingin terus melestarikan tenun karena ada unsur budaya di sini, ada keindahan seni dan itu tidak bisa dipungkiri,” papar Eka Rachman disela pameran Adiwastra Nusantara 2019 di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2019) petang.
Karya tenun ini punya satu keunikan yang sudah menjadi cirikhas dari Songket Palembang, yakni menggunakan benang emas asli. Benang ini diklaim sudah berusia ratusan tahun sehingga punya nilai sejarah yang tinggi. Hal itu pula yang membuat songket cabutan harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

“Benang emas antik yang umurnya ratusan tahun, benang itu ada emasnya dan sekarang sudah tidak diproduksi. Jadi benang emasnya kita ambil dari kain lama dan ditenun kembali,” ungkap Eka.
Eka menambahkan, pada gelaran IFW 2019 nanti, dirinya akan memboyong koleksi songket dan kain khas Palembang serta beberapa perhiasan kuno. Di antaranya songket motif lepus, motif limar, motif tabur-tabur, jumputan dan juga batik khas Palembang.
Lewat koleksi songketnya, Eka ingin mengenalkan kekayaan wastra adati Palembang kepada generasi milenial di gelaran IFW 2019. Saat ini, Songket Pesona Bari memiliki tiga gerai butik, yaitu di Cendrawasih Hall no 104, Palembang dan di Jalan Kapten Cek Syech no. 34/24 Ilir, Palembang. Sedangkan di Jakarta, berada di Komplek Town House Victoria no C2, Jalan Cipete Raya no. 9, Jakarta Selatan.[]