BEIJING, 26 Februari (Xinhua) — China pada Rabu (26/2) mendesak Amerika Serikat (AS) untuk berhenti mempersenjatai Taiwan dan berhenti merusak perdamaian serta stabilitas di Selat Taiwan.
Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Lin Jian menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers rutin ketika diminta mengomentari sejumlah laporan yang mengeklaim pemerintahan Trump telah mencairkan 5,3 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.316) dalam bentuk bantuan luar negeri yang sebelumnya dibekukan, termasuk 870 juta dolar AS yang ditujukan untuk program keamanan di Taiwan.
Lin mengatakan China sangat prihatin dengan laporan-laporan tersebut, seraya menyebutkan bahwa China selalu dengan tegas menentang pemberian bantuan militer oleh AS ke daerah Taiwan di China karena perilaku tersebut secara serius melanggar prinsip Satu China dan tiga komunike bersama China-AS, secara signifikan melanggar kedaulatan dan kepentingan keamanan China, serta mengirimkan sinyal yang sangat keliru kepada kekuatan separatis “kemerdekaan Taiwan”.
“China akan mengikuti perkembangan situasi ini dengan saksama dan dengan tegas menjaga kedaulatan nasional, keamanan, dan integritas teritorial,” imbuh Lin. Selesai