Film

KPK Ajak Masyarakat Buat Film Antikorupsi

Purnama | Selasa, 03 Juli 2018 09:37 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) 2018. Melalui festival film ini, KPK mendorong masyarakat untuk melakukan gerakan antikorupsi dengan film sebagai penyampai pesan.

 

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang mengatakan memberantas korupsi tak melulu harus dengan cara represif. Masyarakat, kata dia, bisa ikut memberantas korupsi dengan menyebarkan idenya melalui film. Cara ini diharapkan bisa lebih efektif untuk merangkul berbagai kalangan masyarakat.

 

“Kami sangat berharap akan banyak ide kreatif yang masuk, ini akan terlihat juga sebagai dukungan terhadap pemberantasan korupsi,” kata Saut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (28/6/2018.

 

ACFFEST 2018 mengusung tagline “Integrity Starts From You, Make Your Movie”. Melalui tagline tersebut, KPK ingin menekankan bahwa integritas harus dimiliki oleh semua insan, tanpa kecuali. Termasuk para pegiat kreatif. Integritas bisa dituangkan melalui karya-karya mereka.

 

Dalam festival film tahun ini, KPK fokus ke kompetisi ide cerita film pendek. KPK membuka kesempatan untuk para pembuat film mengirimkan idenya. Pendaftaran akan dibuka sejak 28 Juni-20 Agustus 2018.

 

KPK menghadirkan tiga orang juri untuk menilai ide cerita film dalam festival ini. Tiga orang jurinya adalah penulis skenario, Jujur Prananto; sutradara film The Seen and Unseen, Kamila Andini; dan satu orang juri dari KPK.

 

Sebanyak tujuh ide cerita yang paling menarik akan mendapat bantuan dana produksi sebesar Rp 20 juta. Tak hanya dana produksi, tujuh skenario yang terpilih juga berhak mengikuti movie camp selama 3 hari, coaching clinic dari pembuat film profesional, fasilitas online editing di Jakarta, dan pendampingan mentor lokal.

 

Para pembuat film akan diberikan waktu produksi tiga bulan sejak Agustus-November 2018. Karya mereka kemudian akan diputarkan selama dua hari dan ditutup dengan Malam Penganugerahan ACFFEST 2018 di Jakarta, November mendatang. Persyaratan proposal film ACFFEST 2018, dapat dilihat di acch.kpk.go.id/acffest2018 atau bit.ly/acffest2018. []

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Drakula Cantik, Kisah Putri Drakula Hidup di Tengah Manusia

21 Juli 2018 | 13:36 WIB

Menjelang di usianya yang ke-28, SCTV kembali akan melengkapi deretan ragam sinetron menarik yang telah terlebih dahulu memperkuat jam tayangnya dengan sebuah judul baru, “Drakula Cantik”.

Docs By The Sea Peluang Emas Bagi Sineas Dokumenter

19 Juli 2018 | 23:21 WIB

Setelah sukses digelaran pertama tahun lalu, forum internasional proyek film dokumenter Docs By the Sea akan digelar kembali di Bali pada 2 - 9 Agustus 2018. Banyak progres di event kali ini seperti bertambahnya proyek film, mitra, serta calon investor.

Sarah & Fei, Stadhuis Schandaal Sasar Penonton Tiongkok

22 Juli 2018 | 08:28 WIB

Sarah & Fei, Stadhuis Schandaal menjadi film perdana Xela Pictures dan menjadi karya terkini Adisurya Abdi setelah pensiun 14 tahun yang mencoba menembus pasar Tiongkok dengan ‘oplosan’ thriller dan misteri plus bumbu romantisme serta sejarah.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber