" /> Tokoh dan Warga Tionghoa Ingin Ganti Presiden "/>


komunitas

Tokoh dan Warga Tionghoa Ingin Ganti Presiden

Ibra Maulana | Jumat, 25 Mei 2018 16:18 WIB | PRINT BERITA

Lieus Sungkharisma penggagas deklarasi /ist

 

JAKARTA, WB – Sejumlah tokoh etnis Tionghoa yang terdiri dari berbagai macam profesi dan organisasi, berkumpul dan menyatakan "#2019GantiPresiden". Pernyataan bersama itu disuarakan di Restoran China (Kopi Oey Candra Naya), kawasan Gajahmada, Jakarta Barat pada Rabu (23/5/2018).

 

Para tokoh tersebut merupakan mantan relawan Jokowi di Pilpres 2014 lalu. Dan kini mereka kompak mengenakan kaos bersablon "2014 Aku yang Memulai, Aku yang Mengakhiri #2019GantiPresiden."

 

Terungkap dalam pertemuan tersebut adalah: Lieus Sungkharisma, Agnes Marcellina Tjin, Eko Sriyanto, Zeng Wei Jian, Yap Hong Gie, Indra, Alie Soetrisno, Martin dan beberapa tokoh Etnis Tionghoa lainnya.

 

“Kami pada 2014 adalah pendukung Jokowi, tapi kini kami sepakat! Jokowi cukup satu periode saja. Kami berpaling dari Jokowi karena berbagai persoalan bangsa yang tidak kunjung usai. Karena Jokowi kita bangsa Indonesia jadi pada ribut dan terpecah belah, sesama anak bangsa saling curiga dan saling serang, kita semua benar-benar telah terkotak-kotak," ujar Lieus Sungkharisma, inisiator pertemuan tersebut.

 

 

Dalam kesempatan yang sama, salah satu tokoh Tionghoa mengatakan, Gerakan #2019GantiPresiden sungguh telah menginsipirasi pihaknya kaum Tionghoa untuk minta Pak Jokowi kamsia (terima kasih), cukup sampai 2019 saja.

 

Sementara Lieus Sungkharisma mengaku salah, karena telah mendukung serta ikut mengkampanyekan Jokowi di Pilpres 2014. "Saya nggak salahin Jokowi, saya salahin diri sendiri, kenapa gue milih dia, kenapa gue Kampanye untuk dia, makanya tepat sekali ada kaos ini "2014 kami yang memulai, kami yang mengakhiri, #2019GantiPresiden," tegasnya. []

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Nomor Urut Cantik Prabowo Subianto dan Partai Gerindra

22 September 2018 | 10:12 WIB

Makna konotatif dan denotatif nomer urut peserta Pilpres 2019 punya banyak varian dan biasanya akan menjadi salah satu poin utama kelucuan dan keriuhan pembelaan dari para pendukung masing-masing pasangan Pilpres 2019 di sosial media.

 

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber