dunia

Turki Tuding AS Lakukan Genosida

Purnama | Rabu, 16 Mei 2018 18:19 WIB | PRINT BERITA

ist

TEHERAN, WB - Presiden Turki, Recep Tayip Erdogan mengutuk AS dan dianggap telah melakukan genosida terhadap puluhan rakyat Palestina saat pemindahan kedutaan besarnya. Akibat tudingan tersebut, Erdogan menarik duta besarnya dari Israel dan AS.


Wakil Perdana Menteri Turki, Bekir Bozdag mengatakan, mereka (AS), telah menetapkan tiga hari berkabung nasional sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina. Dia juga menyarankan KTT darurat OKI agar dilaksanakan sesegera mungkin guna membahas genosida yang telah dilakukan AS terhadap Palestina tersebut.


Hal serupa juga dilakukan oleh Afrika Selatan. Duta besarnya telah ditarik kembali hingga pemberitahuan lebih lanjut.

"Mengingat serangan Israel yang membabi buta, pemerintah Afrika Selatan telah mengambil keputusan untuk memanggil Duta Besar Sisa Ngombane dengan segera hingga pemberitahuan lebih lanjut," kata Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan dalam sebuah pernyataan dilansir laman Aljazirah.

Ia juga mengutuk serangan yang dilakukan Israel kepada Palestina saat pembukaan kedubes AS kemarin. Demonstrasi di Gaza, yang bertepatan dengan protes terhadap pembukaan kedutaan AS pada hari Senin (14/5) lalu, adalah bagian dari gerakan menyerukannya dikembalikan hak pengungsi Palestina ke daerah-daerah yang secara paksa diusir dari tahun 1948.


Sejak protes dimulai pada 30 Maret, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 104 warga Palestina dan melukai sekitar 12 ribu orang lainnya.


Berbicara selama kunjungan ke ibu kota Inggris, London, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh Israel sebagai negara teroris, mengatakan pihaknya melakukan "genosida" terhadap Palestina. Mengacu pada langkah kedutaan AS, Erdogan mengatakan Turki tidak akan membiarkan Muslim kehilangan Yerusalem.

Komentar Erdogan datang ketika ribuan orang turun ke jalan-jalan kota terbesar di Turki untuk memprotes relokasi kedutaan. Setidaknya 6.000 orang berkumpul pada hari Senin di Istanbul untuk mengecam upacara pelantikan.[]








EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

34 Pastor Asal Chile Mengundurkan Diri

19 Mei 2018 | 16:24 WIB

Diduga kuat ada pembahasan atau upaya menutup-nutupi skandal pelecehan seksual di Chile, semua Pastor di Chile mengundurkan diri hari Jumat (18/5). Ini adalah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya. Demikian laporan yang dikutip dari VOA, Sabtu (19/5/2018).

Pangeran George dan Putri Charlotte jadi Pengiring Pernikahan Harry-Meghan

17 Mei 2018 | 19:16 WIB

Beberapa hari jelang pernikahan Pengeran Harry dan Meghan Markle, pihak kerajaan Inggris telah mengumumkan daftar yang akan menjadi pengiring pengantin yang dikenal dengan sebutan bridesmaids dan pageboys.

Curhatan Wanita Muslim Tertua Dunia :`Panjang Umur Adalah Hukuman`

18 Mei 2018 | 19:11 WIB

Seorang wanita Muslim bernama Koku Istambulova asal Republik Chechnya, mengklaim bahwa umurnya sudah mencapai 128 tahun. Dari pengakuan tersebut, pemerintah Rusia sendiri mengakui kalau Koku adalah manusia tertua di dunia yang masih hidup sampai sekarang.

ISIS Ancam Penggal Messi dan Ronaldo

19 Mei 2018 | 19:27 WIB

Organisasi teroris Islamic State in Iraq and Syria (ISIS), kembali menebar ancaman jelang perhelatan Piala Dunia 2018. Kelompok radikal itu kembali menyerukan bakal meneror jalannya event sepakbola terakbar yang akan dihelat di Rusia mulai 14 Juni tersebut.

Heboh, Ayah Meghan Markle Tidak Mau Hadir di Pernikahan Royal Wedding

16 Mei 2018 | 16:11 WIB

Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam  royal wedding yang akan dihelat pada 19 Mei nanti dipastikan akan menjadi perhatian dunia.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber