jalan-jalan

Serunya Lokasi Wisata Halal di Kota Siti Nurbaya

Reny Aprilia Mahriza | Kamis, 26 April 2018 15:31 WIB | PRINT BERITA

ist


PADANG, WB - Kota Padang dikenal sebagai daerah Islami yang punya keindahan alam, budaya dan adat istiadat yang tinggi. Tidak hanya itu, Kota Siti Nurbaya ini juga dikenal mempunyai wisata kulinernya yang diakui nasional maupun dunia. Tak ayal, untuk mewujudkan hal itu, pemerintahan daerah tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk Wisata Halal.    


Tujuan Wisata Halal yang tengah digalakkan ini jelas untuk  mengampenyekan destinasi-destinasi andalan di Sumatera Barat dalam menyajikan wisata halal. Sumatera Barat telah terpilih menjadi salah satu promotor wisata halal dunia pada tahun 2016.


Dan Kota Padang sedang melakukan perbaikan untuk menyajikan wisata halal terbaik bagi para wisatawan. Fasilitas penyokong wisata halal adalah ketersediaan restoran halal sebagai tujuan kuliner dan hotel sebagai tempat penginapan. Tercatat ada 48 rumah makan yang layak dan halal bagi wisatawan.

Hasil gambar untuk i Pantai Padang Iskandar


Tidak hanya pengusaha lokal, pemerintah setempat juga menggandeng pengusaha dan investor dari Arab Saudi dan Qatar untuk mengembangkan beberapa obyek wisata halal. Adanya tawaran kerja sama dari negeri Timur Tengah, jelas menjadi angin segar bagi penguatan upaya pemerintah dalam mengembangkan wisata. Pemerintah juga meminta dukungan dari negara tetangga yang berpenduduk mayoritas muslim seperti Malaysia dan Brunei Darussalam dan berbagai negara lain, seperti Amerika Serikat dan Jepang.


Konsep halal dalam kegiatan wisata ini lebih terarah dari segi pembangunan. Sejumlah sarana dan prasarana yang dibangun hanya dalam dua tahun ini bisa menjadi penyokong kemajuan pariwisata maritim. Ikon wisata halal yang akan dibangun di Kota Padang yakni masjid megah di Pantai Padang. Masjid ini akan menampung cukup banyak jamaah yang akan beribadah saat sedang berwisata di Pantai Padang. Pembangunan masjid tersebut dimulai tahun 2017 lalu. Struktur masjid yang dibangun akan mampu menahan hantaman ombak terutama ombak Samudera Hindia yang memang dikenal cukup kuat.

Hasil gambar untuk jam gadang


Kini sudah banyak objek wisata di Sumatera Barat yang unggul menjadi destinasi wisata halal, seperti Danau Di Atas dan Danau Di Bawah. Orang Timur Tengah senang dengan tempat wisata alam yang sejuk dan pantai yang identik dengan laut sehingga Sumatera Barat menjadi destinasi favorit mereka.


Berikut objek wisata yang menjadi destinasi wisata halal yang mulai banyak dikunjungi oleh wisatawan Timur Tengah.


Danau Kembar

Hasil gambar untuk danau kembar padang

 
Danau Kembar merupakan julukan yang diberikan untuk Danau Diateh (Di Atas) dan Danau Di Bawah. Kedua danau ini memiliki luas hampir sama dan terletak berdekatan sehingga disebut Danau Kembar.


Danau ini berlokasi di Desa Pasar Simpang, Kecamatan Lembayang Jaya, Kabupaten Solok. Dua danau ini berjarak kurang lebih 47 kilometer dari Solok dan 56 kilometer dari Padang.

Lokasi danau ini sangat strategis dan terletak di atas ketinggian sehingga udaranya sangat dingin. Danau Kembar menyajikan panorama yang superindah, berlatar pegunungan yang dibalut kabut. Aktivitas para petani sayuran menjadi pemandangan mengasyikan tersendiri yang bisa Anda temui di sini.

 
Pantai Mandeh

Hasil gambar untuk pantai mandeh

Pantai Mandeh Sumatera Barat berada di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Jika dari kota Padang maka jaraknya sekitar 70 km ke arah selatan. Wisatawan yang datang dari Kota Padang bisa melewati Jalan Raya Padang – Painan untuk menuju ke Pantai Mandeh.


Wisata Pantai Mandeh Sumatera Barat yang digadang-gadang sebagai Raja Ampatnya Sumatera. Keindahan yang ditawarkan tentu tak jauh-jauh dari pesona baharinya yang mampu membius wisatawan. Bahkan Presiden Jokowi pun sempat terpana dengan keindahan Pantai Mandeh Sumatera Barat ini. Kini Pantai Mandeh terus dikembangkan agar makin banyak menarik wisatawan.


Monumen Khatulistiwa Sumatera Barat

Hasil gambar untuk monumen khatulistiwa

Monumen Khatulistiwa Sumatera Barat telah diresmikan. Monumen yang menandakan bahwa Sumatera Barat dilewati garis khatulistiwa ini menjadi harapan baru untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan. Monumen ini juga berada dekat dengan Pantai Sasak, salah satu wisata alam andalan di Sumbar.[RP]





EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber