politik

Yusril : PBB Tampung Semua Komponen Umat Islam

Purnama | Senin, 16 April 2018 20:42 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Menjelang pemilihan legislatif (pileg) 2019, sejumlah tokoh partai politik telah melakukan manuver pindah partai. Kali ini sejumlah tokoh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan PAN migrasi ke Partai Bulan Bintang (PBB). Tidak tanggung-tanggung, dari PPP sekitar 30 mantan pengurus bergabung ke PBB.


Ketua Umum PBB Yusril Izha Mahendra menjelaskan, PBB merupakan partai terbuka yang menerima siapa saja untuk bergabung. Menurut dia, keputusan mantan tokoh PPP untuk bergabung dengan PBB merupakan energi baru dalam menghadapi pileg dan pilpres 2019.


"Saya sudah sering mengatakan, PBB terbuka bagi siapa saja. Banyak saudara-saudara kami dari PPP punya pandangan yang sama dengan PBB. Mereka memberikan support kepada PBB," ujarnya dalam keterangan pers, Senin (16/4/2018).


Yusril menjelaskan, tokoh PPP lainnya juga sudah ada yang menghubunginya secara langsung dan menyatakan niatnya untuk bergabung. Salah satunya adalah Abraham Lunggana atau Haji Lulung.


Haji Lulung sendiri merupakan Ketua DPW PPP DKI yang juga Wakil Ketua DPRD DKI periode 2014-2019.


"Beliau-beliau ini sudah mengatakan, mendeklarasikan PPP khitah. PBB akan menampung semua komponen umat Islam," katanya.


Salah satu politikus PPP yang pindah ke PBB adalah mantan anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2009-2014, Ahmad Yani. Dia memutuskan pindah dari PPP setelah berkomunikasi dengan Yusril. Satunya adalah Tamam Achda, Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP kubu Romahurmuziy dan Djoko Edhi Abdurrahman. Selain itu, juga ada sebagian dari tokoh PPP kubu Djan Faridz.


"Kami datang tidak dalam konteks sakit hati atau marah. Kami lihat PPP khitah paradigmanya sama dengan PBB. Jadi, kami katakan PBB ini rumah besarnya umat Islam. Kami juga bagian dari umat Islam merasa pas dan cocok," kata Ahmad Yani klarifikasi.[]







EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Jokowi VS Prabowo Seperti Film Usang

13 April 2018 | 13:22 WIB

Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti menyebut elektabilitas Prabowo Subianto masih jalan ditempat. Sementara, pengamat poltik, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan duel Jokowi vs Prabowo seperti  film yang sudah usang.

PKS : Prabowo Belum Tentu Nyapres

16 April 2018 | 21:11 WIB

Wakil Ketua Majelis Syuro, Partai Keadilan Sejatera (PKS), Hidayat Nur Wahid, meragukan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden (capres) 2019. Pernyataan Hidayat tersebut berdasarkan belum adanya pernyataan tegas kesiapan Prabowo menjadi capres.

Politisi Elit PPP dan PAN Hijrah ke PBB

16 April 2018 | 15:24 WIB

Sejumlah politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) khittah dan polisi PAN hijrah ke Partai besutan Yusril Ihza Mahendra, Bulan Bintang (PBB). Politisi PPP yang bergabung ke PBB berasal dari kubu Romahurmuziy dan juga Djan Faridz.

Jika Dipinang, Samad Siap Jadi Capres

16 April 2018 | 11:19 WIB

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengaku siap jika ada yang meminangnya menjadi calon wakil presiden pada Pemilu 2019 nanti. 

Pengamat : Prabowo Gundah itu Manusiawi

14 April 2018 | 09:36 WIB

Pakar komunikasi politik Universitas Indonesia, Effendi Gazali berpandangan jika di media sosial banyak ungkapan yang lebih kejam dibandingkan apa yang diutarakan Prabowo Subianto soal elite politik.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber