Hukum

Tuding Ada PKI di FPI, Novel Akan Polisikan Hasto

Purnama | Kamis, 08 Februari 2018 08:27 WIB | PRINT BERITA

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto /ist

 

JAKARTA, WB - Kesaksian Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto dalam  sidang kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa ustadz Alfian Tanjung pada Rabu (7/2/2018) berdampak hukum.

 

Hasto yang menjadi saksi dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat itu menyatakan, “Sama dengan ketika saya bertemu dengan Habib Rizieq di Megamendung. Beliau (Habib Rizieq) juga mengatakan `Banyak anak PKI yang juga ada di FPI,” ujar Hasto.

 

Habib Novel Bamukmin, salah satu anggota Tim Advokasi Alfian Tanjung (TAAT), mewakili kuasa hukum yang lainnya mengutarakan tanggapannya atas kesaksian Hasto tersebut. Dia keberatan dengan kesaksian Hasto.

Menurut Novel, sebagai saksi yang disumpah, seharusnya kesaksiannya berdasarkan apa yang ia dengarkan sendiri, lihat sendiri, dan rasakan sendiri, serta dilarang bersaksi palsu.

 

Menurut Novel, jika dengan sadar dan sengaja memberikan keterangan palsu, Hasto dapat dijerat dengan Pasal 242 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

 

Novel melanjutkan bahwa jika memfitnah Habib Rizieq atas pernyataannya tentang anak PKI di FPI, Hasto pun dapat dijerat dengan Pasal 310 dan 311 KUHP tentang fitnah dan pencemaran nama baik.

 

Novel akan melaporkan Hasto kepada Bareskrim Polri atas pernyataannya dalam kesaksiannya yang menyudutkan Habib Rizieq dan FPI. []

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Aman Abdurrahman : Pelaku Bom Bunuh Diri Surabaya Orang Sakit Jiwa

25 Mei 2018 | 19:20 WIB

Terdakwa kasus serangan teror bom Thamrin Oman Rochman alias Aman Abdurrahman mengatakan, orang-orang yang melakukan atau merestui aksi bom bunuh diri di Surabaya itu adalah orang-orang yang sakit jiwanya.

Polsek Marosebo Diserang Residvis

22 Mei 2018 | 22:45 WIB

Kantor Kepolisian Sektor Marosebo, Jambi, diserang dua  residvis. Pelaku datang membacok dua anggota polisi hingga terluka.

Merasa Jadi Korban Mafia Hukum, Keluarga Iwan Liman Lapor ke Komnas HAM

23 Mei 2018 | 09:19 WIB

Hampir semua upaya mencari keadilan telah dilakukan keluarga Iwan Cendikia Liman alias Iwan Liman yang dituding gelapkan mobil mewah. Bahkan, demi bisa hadiri hari kelulusan Angeline (12), putrinya, keluarga Iwan Liman minta bantuan Komnas HAM.

Pemuda Penghina Presiden di Instagram Diciduk

24 Mei 2018 | 08:54 WIB

Aparat Kepolisi akhirnya menangkap pemuda yang menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) di media sosial Instagram. Pemuda berusia 16 tahun itu diamankan di kediamannya di Kembangan, Jakarta Barat.

Anas : Sudah Saatnya Ajukan PK

24 Mei 2018 | 15:32 WIB

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Hal tersebut dilakukan Anas, atas vonis 14 tahun penjara dalam kasus korupsi berupa penerimaan hadiah dari sejumlah proyek-proyek pemerintah juga tindak pidana pencucian uang.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber