politik

Tjahjo : Kalau Gaduh Saya Siap Ditegur Presiden

Nana Sumarna | Selasa, 30 Januari 2018 14:09 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo membantah adanya wacana penunjukkan dua pejabat tinggi Polri untuk menjadi penjabat Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara berkaitan dengan partainya yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).


"Ini tidak ada sangkut pautnya dengan partai. Saya tahu bahwa saya orang partai, tapi saya memisahkan ini tidak ada paket partai," kata Tjahjo di Kebayoran Baru, belum lama ini.


Nama Asops Kapolri Irjen Pol Mochamad Iriawan dan Kadivpropam Polri Irjen Pol Martuani Sormin muncul sebagai penjabat Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara. Namun Tjahjo membantah rekomendasi nama itu muncul dari Kementerian Dalam Negeri.



"Saya tidak minta loh. Saya minta ke institusi (Polri) pada Kapolri, ke Menkopolhukam, saya minta. Yang ngusulkan yang bersangkutan (Polri)," kata dia.


Tjahjo menjelaskan, dari usulan nama tersebut nantinya akan disampaikan ke Presiden Jokowi lewat Kesekretariatan Negara. "Keppres soal nanti disetujui apa tidak, ya terserah mensesneg yang siapkan keppresnya," ucap dia.


Lagipula, menurut Tjahjo, hal tersebut tidak menabrak aturan apapun. Siapapun yang ditunjuk menjadi penjabat, baik dari Kemendagri, Polri dan TNI semua sudah diatur.


"Ada UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada. Ada permendagri bahwa eselon 1 dan pejabat di bawah Kementerian dan lembaga bisa diusulkan," kata dia.


Keputusan terakhir, kata Tjahjo tetap ditangan istana. Tjahjo mengaku hanya menjalankan tugasnya sesuai UU.


"Kalau dianggap gaduh, menimbulkan hal yang pro kontra, saya hargai semua pendapat. Kalau bikin gaduh, saya siap terima teguran Presiden," katanya.[]





EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Habib Rizieq Batal Pulang, Hotman Paris Unggah Foto Bareng

22 Februari 2018 | 14:20 WIB

Beragam raksi muncul dari peristiwa batalnya kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi. Bahkan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea pun ikut bereaksi…

Megawati : Nomor Tiga Metal, Menang Total

18 Februari 2018 | 23:45 WIB

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapat nomor urut tiga dalam proses pengundian yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (18/2/2018).  Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri memiliki filosifi tersendiri terkait nomor urut tiga.

Anies Dilarang Paspampres, Ini Tanggapan Istana

18 Februari 2018 | 19:34 WIB

Video Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang dicegah oleh Paspampres saat akan ikut menyerahkan trofi juara Piala Presiden menjadi viral. Ini tanggapan Istana.

 

Tidak Ada Kompromi, Yusril Lawan KPU di Pengadilan

23 Februari 2018 | 13:31 WIB

Terkait gugatan sengketa hasil verifikasi parpol calon peserta Pemilu 2019, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, mengaku siap melawan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam sidang terbuka. Yusril menegaskan tidak ada lagi kompromi dengan KPU.

Anhar Nasution : Ada Yang Tak Beres di Kementerian Sofyan Djalil

22 Februari 2018 | 11:39 WIB

Ketua LSM FAKTA H. Anhar Nasution menyebut ada dugaan pelanggaran terjadi di Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang dikomandani Sofyan Djalil. Salah satunya keberadaan seorang staf ahli yang bekerja di dua kementerian.

 

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber