lain

HUT ke 3 FORWAN Hadirkan Kesederhanaan dan Kebersamaan

Edward WA | Minggu, 23 April 2017 08:52 WIB | PRINT BERITA

ist

WARTABUANA - Forum wartawan hiburan (FORWAN) Indonesia merayakan ulang tahunnya ke-3. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini perayaan milad dilakukan dengan sederhana berupa potong tumpeng dan doa bersama.

 

Menurut Ketua Umum FORWAN, Sutrisno Buyil, kegiatan tahun ini lebih untuk para anggota. Di ulang tahunnya kali ini, FORWAN  mengusung tema `Bersama dalam Keragaman`.

 

 “Tahun ini pengurus FORWAN padat dengan kegiatan, seperti menjadi tim publishing munas ke 4 PAMMI, menggelar seminar musik dengan Badan Ekonomi Kreatif, menggelar Dialog Musik dalam rangka hari Musik 2017 bersama Indonesia Drum dan Perkusi IDP. Makanya kami tidak menggagas ultah ke 3 ini secara meriah seperti sebelumnya,” tutur Buyil usai perayaan HUT FORWAN ke-3 di Le Ngombe, Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2017).

 

Buyil menambahkan, perayaan tahun ini bisa disebut Back to Barrack yang berarti kembali ke asal untuk konsolidasi kedalam dengan meregirtrasi ulang keanggotaan dan menjalankan agenda yang sudah diprogram kan sebelumnya.

 

Setelah melakukan registrasi ulang FORWAN akan menggenjot berbagai kegiatan seperti Dialog interaktif dalam rangka Hari Kartini dengan tema WANITA DALAM  FILM INDONESIA, Duel Meet Dangdut vs Rock, dan kegiatan Monotaise buat anggota dari media online.

 

"Untuk meningkatkan silaturahmi sesama anggota dan meningkatkan kompetensi seluruh anggota. Kami akan menggelar berbagai event," sambung Buyil.

 

Hadir dalam acara ada pedangdut Rini Andriani dan Rury Modisca, perwakilan Bunga Rampai. Lalu ada Uci Sucita, Ulva Melia dan Awang Derama  yang merupakan perwakilan dari Nagaswara. Juga ada perwakilan dari KFC Sport and Music Rumi Aziz.   []

 

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Petarung Isu Kebangsaan dan Marketing Gagasan

19 Juli 2018 | 13:21 WIB

Itu sudah menjadi hukum besi sejarah. Hal baik yang tidak diorganisir akan dikalahkan oleh hal buruk yang diorganisir. Gagasan baik yang tidak diperjuangkan, digaungkan, disosialisasi bisa dikalahkan oleh gagasan buruk yang dimarketingkan secara efektif.

 

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber