enterpreneur

Di tangan Devriansyah, Yang Biasa Jadi Bernilai

0 | Minggu, 22 Novermber 2015 12:12 WIB | PRINT BERITA

ist


WARTABUANA –  Devriansyah Kurniawan, pemuda berprestasi pelaku usaha di bidang produk kreatif dan jasa seni. Produk yang dihasilkan, diantaranya; sepatu lukis, toples flanel, mahar pernikahan, lukisan kaca, dan seni kreatif lainnya.

 

Menurut seniman yang juga Sarjana Strata 1 Teknik Industri lulusan Universitas Trunojoyo Bangkalan Jawa Timur ini, kepekaan estetik tidak serta merta dapat dimiliki. Melainkan juga harus diasah dan dilatih.

 

“Bila proses pengasahan estetik sudah dilalui, maka penciptaan karya dapat mulai diekspresikan ke dalam berbagai media yang ada. Dan ini harus diasah dan dilatih secara terus-menerus,” ujar Devriansyah.

 

 

Usaha yang dikembangkan pemuda kelahiran Jakarta, 8 Desember 1989 ini, terbilang langka dan unik. Seperti melukis di atas media sepatu, media logam, kaca dan lain sebagainya. Mendisain dan memproduksi mahar pernikahan yang kreatif dan unik, hingga toples flanel yang dikreasikan dalam berbagai bentuk unik seperi bentuk kue tart, karakter kartun, dan bentuk-bentuk lucu lainnya.

 

“Apa yang saya karyakan ini awalnya hobi saja. Kenapa sekarang menjadi usaha, dulu pernah mengalami kesulitan bayar uang kuliah. Lalu saya putuskan hobi ini menjadi mata pencaharian,” terang wirausaha muda binaan Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda Dan Olahraga Republik Indonesia ini.

 

Berangkat dari hobi dan usaha coba-coba, di tahun 2009,  akhirnya mengubah nasib Devriansyah menjadi seorang wirausaha muda. Tahun 2014, Devriansyah kemudian melegalkan usahanya dengan mendirikan CV. Devri Art Production. Perseroan komanditer ini memiliki 19 karyawan, dengan omset penjualan rata-rata 45 juta rupiah per-bulan. Asetnya hingga saat ini tidak kurang dari 60 juta rupiah.

 

Walaupun unik, ternyata usahanya tidak langsung sukses. Devriansyah juga harus berhadapan dengan para kompetitor yang telah lebih dulu menjalankan usaha serupa, terutama dengan para pelukis konvensional.

 

Mahar Pernikahan karya Devriansyah.

 

“Saya melakukan inovasi produksi dengan merubah media kreatif dari bahan yang konvensional, kemudian melukis dengan media sepatu, dan bahan unik lainnya,” ujar usahawan muda yang juga menjabat Ketua UKM (Usaha Kecil dan Menengah) Seni Nanggala, di Bangkalan ini.

 

Terpilihnya Devriansyah menjadi Juara 1 Lomba Wirausaha Muda Pemula Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2015, Kategori Industri Kreatif, semakin mendorongnya untuk mengembangkan usaha.

 

Atas prestasi dan dedikasinya, Devriansyah mendapat hadiah uang tunai sebesar 50 juta rupiah dari Kemenpora. “Alhamdulillah. Hadiah ini saya jadikan suntikan modal meningkatkan produksi dan membuka cabang baru di Madura dan JawaTimur,” ujar Devriansyah, saat hadir menerima penghargaan dan hadiah di Jakarta, belum lama ini.

 

Menteri Pemuda dan Olahraga bangga dengan karya Devriansyah.

 

Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Drs. Ponijan, M.Pd, yang turut hadir di acara penyerahan hadiah, mengatakan, sosok pemuda seperti Devriansyah dapat menjadi teladan.

 

“Apa yang diusahakan dia (Devriansyah) bagus untuk memberi teladan bagi yang lain. Mari kita kembangkan yang ada di sekitar kita, dengan konsep universal untuk kemaslahatan orang banyak. Let’s think locally, but act globally (Mari kita berpikir secara lokal, tetapi bertindak secara global),” ujar Ponijan memberi semangat. []

 

 

EDITOR : Ade Donovan
Baca Juga


Warning: mysql_fetch_array() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/warta123/public_html/detail.php on line 316







Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber